Wajib Tahu! 3 Parenting Styles dan Efeknya pada Buah Hati Anda

Wajib Tahu! 3 Parenting Styles dan Efeknya pada Buah Hati Anda

Gaya Pengasuhan anak atau parenting styles, dapat mempengaruhi perkembangan buah hati Anda. Sehingga, menerapkan jenis pengasuhan yang tepat akan berdampak baik pada si kecil kelak saat dewasa. Bagi Anda, para orang tua, inilah berbagai jenis pengasuhan anak yang wajib untuk diketahui.

1. Authoritarian Parenting

Pola pengasuhan otoriter atau disebut dengan authoritarian parenting, fokus pada orang tua yang selalu benar. Bagi Anda yang menerapkan pola asuh ini, selalu menganggap sebagai pihak yang benar dan anak harus patuh pada aturan orang tua tanpa boleh membantah.

Sehingga, tipe ini menyebabkan para orang tua enggan mendengar pendapat dari si anak. Selain itu, hukuman juga diterapkan dalam pola asuh ini. Pihak orang tua dengan membuat anak merasa bersalah jauh lebih efektif dalam membuat anak menjadi disiplin.

Efek buruk yang diterima anak dengan pola asuh ini yaitu memiliki permasalahan dalam harga diri. Anak merasa tidak pernah dihargai, sebab para orang tua tidak pernah mau untuk mendengar pendapat dari mereka.

Anak kemudian tumbuh dengan pribadi gemar berbohong dan agresif. Pada awalnya, si anak akan patuh. Kemudian, seiring dengan berjalannya waktu, akan terjadi pemberontakan. Hal ini sebagai efek dari orang tua terlalu keras. Dengan demikian, anak kemudian belajar untuk berbohong supaya menghindari hukuman.

2. Permissive Parenting

Pola asuh ini membuat anak selalu melakukan segala hal yang mereka mau. Orang tua dengan tipe ini menganggap anak selalu menjadi anak-anak, sehingga biasa terucap kalimat “Namanya juga anak-anak”. Para orang tua biasa membiarkan anak memberikan batasan. Jika terjadi hal serius, maka baru pihak orang tua bertindak.

Pola pengasuhan jenis ini tidak menerapkan disiplin yang ketat. Selain itu, orang tua mengharapkan dapat dekat dengan si anak layaknya berteman. Sehingga, terkesan orang tua hanya membiarkan anak tanpa arahan yang baik. Jenis pola ini juga menimbulkan efek tidak baik bagi anak.

Pola asuh ini menimbulkan nilai akademik dari si anak menjadi tidak baik. Sebab, pihak orang tua kurang mendisiplinkan anak, sehingga si kecil dengan bebas dapat melakukan apapun. Sebagai salah satu dampak buruk, yaitu anak yang mengalami obesitas karena si kecil bebas makan junk food.

3. Authoritative Parenting

Pola pengasuhan ini fokus pada membangun lingkungan positif untuk anak. Pihak orang tua tetap memberikan aturan yang disesuaikan dengan gaya mereka. Namun, pola asuh berwibawa ini tetap mendengarkan pendapat dari si anak.

Demi membuat anak menjadi disiplin, maka orang tua dengan tipe ini menekankan pada kebiasaan baik , diantaranya memberikan pujian dan hadiah. Dengan pola asuh ini, anak menjadi lebih bertanggung jawab. Selain itu, anak menjadi pandai dalam mengekspresikan pendapatnya.

Demikian berbagai parenting styles dan efeknya bagi anak yang perlu Anda ketahui. Dengan menerapkan pola pengasuhan yang tepat, maka tumbuh kembang buah hati Anda menjadi optimal. Sehingga, mereka akan menjadi pribadi yang baik kelak ketika dewasa.